Begini Cara Kerja Produk di Vendor Sablon Kaos

Penasaran kenapa sih sablon kaos yang Anda pesan tidak selesai-selesai di konveksi? Ternyata proses pengerjaannya lumayan lama, tergantung jenis sablonnya.

Terkadang karena tidak sabar dan terburu-buru, pengerjaan sablonnya jadi kurang bagus. Apalagi jika jenis sablon yang dipakai kurang bagus.

Jika Anda ingin berbisnis konveksi sablon, atau menjadi pedagang kaos sablon yang menerima pesanan konsumen, sebaiknya Anda tahu apa saja kerja yang dilakukan oleh vendor sablon untuk menghasilkan suatu produk.

Langkah pertama yang dilakukan pemilik vendor setelah Anda melakukan pemesanan adalah menemukan bahan sesuai pesanan.

Bisa kaos yang sudah ada, atau kaos yang dijahit lebih dulu sesuai pesanan baru kemudian disablon.

Jika Anda memesan kaos dengan desain khusus yang harus dijahit lebih dulu serta jenis sablon yang bagus, maka pengerjaannya bisa memakan waktu lebih lama.

Jadi untuk kebutuhan khusus dalam jangka waktu cepat, usahakan memilih kaos yang sudah disediakan konveksi.

Langkah-Langkah Produksi Sablon Kaos yang Perlu Anda Ketahui

Saat konsumen sudah melakukan pemesanan produk kaos dan sablon yang diinginkan, maka pihak vendor sablon biasanya akan langsung mengerjakan produknya dengan tahapan sebagai berikut:

1. Tahapan Pra Cetak

Sebelum proses cetak, hal pertama yang dilakukan adalah membuat desain. Desain ini bisa menggunakan software di komputer seperti fotoshop atau coreldrow, sesuai bentuk yang diinginkan.

Desain bisa berasal dari konsumen atau pihak penyedia jasa sablon kaos. Jika sudah ada akan lebih mempermudah pihak penyedia jasa.

Setelah desain selesai, maka langkah selanjutnya adalah membuat film sablon. Pada sablon digital biasanya pembuatan film ini menggunakan mesin yang disebut cutting sticker.

Mesin ini membantu pemotongan pola yang lebih detail sesuai dengan desain yang ada agar bisa diaplikasikan pada kaos.

Kelupas hasil cutting tersebut agar lebih rapi dan bagian-bagian yang tak diinginkan bisa dihilangkan.

2. Proses Percetakan

jasa sablon grosir jakarta

Proses percetakan pada sablon digital menggunakan mesin press agar bahan polyflex dapat menempel dengan kuat di bagian kaos yang diinginkan.

Kendala yang sering terjadi pada tahapan ini adalah masalah tinta. Jenis tinta yang bagus seperti plastisol akan lebih tahan lama tidak kering sehingga memudahkan proses press.

Tinta yang cepat kering akan menghambat proses pencetakan, yakni menghambat pori-pori kain saring karena sudah mongering. Akibatnya hasil cetakan sablon kaos tidak bisa terbentuk dengan sempurna.

3. Tahapan Pasca Cetak

jasa sablon grosir jakarta

Ada beberapa tahapan yang biasa dilakukan vendor sablon setelah proses pencetakan selesai, yakni proses drying, curing dan burning.

Jenis tinta tertentu seperti plastisol menggunakan teknik curing dalam pengeringannya. Yakni dilakukan dengan menggunakan suhu panas untuk mengeringkannya (143-166 derajat celcius).

Proses drying bisa dilakukan secara alami  dengan cara diangin-anginkan agar cepat kering. Sementara untuk burning hanya dilakukan pada jenis tinta tertentu dengan cara memanggang untuk mendapatkan pengeringan yang sempurna.

Mengapa hasil sablon terkadang jelek dan cepat luntur? Selain kesalahan Anda memilih jenis sablon yang dipakai, biasanya pada tahap finishing nya juga kurang bagus.

Proses drying, curing dan burning ini terkadang sering dilakukan kurang sempurna oleh pihak vendor sehingga hasil sablonnya kurang bagus.

Terlebih lagi jika pemesanan kaos dalam jumlah banyak, terkadang pada beberapa kaos akan terlihat hasil sablon yang kurang bagus.

Untuk mendapatkan hasil sablon yang bagus, pilihlah vendor sablon yang bagus dan berpengalaman.

Pilih juga jenis sablon yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda. Yang bagus biasanya lebih mahal tetapi dijamin awet tidak mudah luntur dan retak-retak.

Setelah Anda mengetahui tahapan kerja di penyedia jasa sablon kaos tersebut, Anda bisa meminta jaminan pengerjaan produk yang lebih bagus dan teliti.

Hubungi via WhatsApp

Admin 1admin 2admin jaketadmin jersey