Teknik Sablon Discharge vs Teknik Lain: Apa yang Membedakannya?

September 16, 2023

Ketika berbicara tentang industri sablon kaos, teknik sablon tentu menjadi elemen yang sangat krusial. Banyak cara yang bisa ditempuh untuk menciptakan desain unik pada kain, salah satunya yaitu teknik sablon Discharge. Namun, apa sih yang membedakan teknik ini dengan teknik lainnya? Yuk, kita ulas lebih dalam lagi!

1. Pengenalan: Teknik Sablon Discharge

Sebelum kita membahas lebih lanjut, alangkah baiknya kita pahami dulu apa itu teknik sablon Discharge. Sablon Discharge merupakan teknik yang memanfaatkan bahan kimia khusus untuk menghilangkan warna asli kain pada area yang ingin disablon, sehingga desain dapat dicetak dengan warna asli tinta sablon. Hasilnya? Sablon yang lembut di kulit dengan warna yang tajam.

2. Teknik Sablon Plastisol

Teknik yang paling umum digunakan dalam industri sablon kaos adalah Plastisol. Tinta plastisol mempunyai tekstur yang kental dan berbahan dasar PVC. Kelebihannya adalah warna yang tajam dan awet. Namun, hasil sablon plastisol cenderung timbul dan kurang nyaman di kulit.

3. Perbandingan Hasil Sablon

  • Discharge: Hasil sablon lembut di kulit dan tampak seperti bagian dari kain. Cocok untuk desain vintage.
  • Plastisol: Hasil sablon berdimensi, warna tajam, dan tahan lama. Cocok untuk desain dengan detail tinggi.

4. Ketahanan Sablon

Meski teknik Discharge memberikan hasil yang lembut, teknik ini memiliki ketahanan yang relatif lebih singkat dibandingkan Plastisol, terutama jika sering dicuci dengan detergen berbahan kimia keras.

5. Keleluasaan Desain

Dalam hal desain, kedua teknik ini menawarkan keleluasaan. Namun, Discharge lebih cocok untuk desain yang menginginkan tampilan vintage, sementara Plastisol lebih baik untuk desain dengan detail yang kompleks.

6. Biaya Produksi

Secara umum, teknik Discharge mungkin sedikit lebih mahal daripada Plastisol karena memerlukan bahan kimia khusus untuk menghilangkan warna kain. Namun, hasil yang didapatkan bisa jadi lebih memuaskan tergantung dari efek yang diinginkan.

7. Lingkungan

Teknik Discharge memerlukan penggunaan bahan kimia untuk menghilangkan warna. Oleh karena itu, proses ini mungkin kurang ramah lingkungan dibandingkan dengan teknik Plastisol yang lebih konvensional.

8. Ketebalan dan Kenyamanan

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, hasil sablon Discharge cenderung lebih lembut dan nyaman di kulit karena langsung menyatu dengan kain. Sementara Plastisol, meski tahan lama, bisa terasa tebal dan kurang nyaman jika dikenakan dalam waktu lama.

9. Kesimpulan: Pilih yang Mana?

Pilihan antara Discharge dan teknik lainnya tentunya bergantung pada kebutuhan Anda. Jika Anda menginginkan kaos yang nyaman dengan desain vintage, Discharge bisa menjadi pilihan. Namun, jika Anda menginginkan detail dan ketahanan warna, Plastisol bisa jadi jawabannya.
Memahami karakteristik dan perbedaan antara teknik sablon tentunya dapat membantu Anda dalam membuat keputusan saat hendak memesan sablon kaos. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan ahlinya agar hasil sablon sesuai dengan ekspektasi Anda.
Ingin mendapatkan hasil sablon kaos yang berkualitas dengan pilihan teknik yang beragam? Dyotees siap membantu! Kunjungi website kami dan temukan berbagai jasa konveksi kaos yang sesuai dengan kebutuhan Anda!

WhatsApp