Bagaimana Cara Memilih Jenis Kaos Untuk Sablon

Kaos adalah jenis pakaian yang fleksibel dan laris di pasaran. Bahkan, kini Anda sudah bisa memiliki kaos dengan desain sablon buatan sendiri. Teknologi mesin cetak digital kini membuat kegiatan menyablon kaos menjadi hal yang mudah.

Tapi, ternyata tidak semua jenis kain cocok untuk dijadikan kaos sablon. Ada kriteria tertentu yang membuat hasil sablon bisa menempel dengan baik. Kriteria itu tentu terdapat pada jenis kain yang digunakan. Bahan kaos yang tepat dapat membantu kualitas hasil sablon tetap awet.

Jenis Kaos yang Bagus untuk Sablon

Pada dasarnya, cetakan sablon bisa menempel pada mayoritas jenis kain. Hanya saja, efeknya akan berbeda jika diaplikasikan pada jenis kain yang kurang tepat. Bahan kaos adalah yang paling cocok untuk disablon. Berikut ini adalah jenis bahan kaos yang cocok untuk disablon.

Wanita Kaos Sablon dari Konveksi Terbaik Jakarta

1. Katun Teteron

Bahan katun teteron atau yang oleh kalangan konveksi dikenal dengan TC, adalah jenis kaos yang cukup cocok disablon. Bahan jenis ini memadukan bahan polyester yang dominan dicampur dengan katun. Karena kandungan polyesternya lebih besar, maka bahan TC ini agak panas dan kurang menyerap keringat.

Tetapi, bahan TC memiliki keunggulan yaitu bahannya yang tidak mudah kusut atau melar walau sering dikenakan. Harga bahan TC ini tergolong murah karena memang kurang familiar untuk dijadikan kaos sablon harian.

2. Hyget

Bahan jenis ini tergolong sangat tipis dengan serat kain yang renggang. Harga bahan ini termasuk yang paling murah, karena bahan dasarnya adalah material plastik. Karena terbuat dari plastik, sudah tentu bahan ini agak panas jika digunakan di suhu ruangan.

Karena harganya yang sangat murah, bahan hyget menjadi favorit untuk produksi kaos sablon dalam jumlah besar. Biasanya bahan hyget dipilih oleh mereka yang akan membuat kaos partai, atau seragam kaos untuk acara tertentu.

3. Cardet

Bahan cardet biasa dipakai untuk seragam olahraga, karena karakternya yang mirip dengan katun. Bahan cardet memiliki struktur serat yang renggang dan cukup tebal. Meski mudah menyerap keringat, tetapi bahan ini juga sangat mudah melar.

Selain untuk pakaian olahraga, bahan cardet juga menjadi pilihat untuk dijadikan kaos oblong, atau pakaian dalam. Karena bahan ini cukup nyaman dan dingin saat dikenakan. Kualitasnya yang berada di bawah bahan katun membuat harga bahan cardet lebih terjangkau.

4. Rayon

Bahan rayon atau yang juga disebut dengan viscose adalah bahan kelas atas. Biasanya bahan rayon mengandung sedikit unsur polyester. Hanya saja, bahan rayon memiliki permukaan yang halus, sangat mirip dengan kapas, bahkan rayon grade tinggi lebih lembut dari kapas.

Warna bahan rayon biasanya sangat tajam dan cerah. Pada kondisi lembab, bahan rayon terbukti mampu memberikan kenyamanan tinggi. Karena kualitas dan rasa mewah saat dikenakan, bahan rayon dijual dengan banderol harga yang relatif tinggi. Sehingga kurang diminati untuk produksi kaos sablon skala besar.

5. Cotton Combed

Boleh dibilang, bahan cotton combed adalah bahan terbaik untuk dijadikan kaos sablon. Mayoritas kaos sablon yang beredar di pasaran, terutama di distro, menggunakan bahan ini. Cotton combed memiliki variasi gramasi, atau ketebalan bahan. Semakin tebal, harganya semakin mahal.

Cotton Combed Dyobasic dari Dyotees
Cotton Combed Dyobasic dari Dyotees

Untuk kebutuhan clothing apparel, cotton combed 24s adalah yang paling sering dipakai. Sebab bahan cotton combed 24s ini memiliki kontur sedang, dingin di kondisi panas, dan mudah menyerap keringat. Untuk pilihan yang lebih murah bisa menggunakan gramasi 20s, namun tergolong lebih cepat melar.

Kini, Anda sudah tahu ada banyak jenis kain yang bisa dijadikan kaos sablon. Pilihannya cukup disesuaikan dengan budget atau kebutuhan Anda. Untuk solusi seputar kebutuhan konveksi, Anda bisa menghubungi DYOTees, pusat konveksi terbaik di Jakarta.

Hubungi via WhatsApp

Admin 1admin 2admin jaket