Apakah kamu tahu tentang kaos sablon rubber? Jika belum, coba sentuh desain yang ada pada kaos yang kamu pakai. Apabila desain tersebut terasa timbul, itu artinya kamu sedang menggunakan cetakan kaos sablon rubber.
Bukan hanya kamu, kaos sablon rubber ini ternyata telah banyak dipakai oleh muda-mudi yang lain dan cukup populer dalam bisnis konveksi. Dengan kaos sablon rubber, baju kamu akan terlihat lebih nyata dari jarak jauh.
Lantas apa itu kaos sablon rubber? Kenali perbedaannya dengan teknik sablon lainnya dan harga rata-rata kaosnya di pasaran agar kamu tidak salah beli.
Sablon rubber adalah teknik penyablonan dengan menggunakan bahan utama tinta sablon terbuat dari karet dan air. Karena bahan utamanya ini maka teknik penyablonannya dinamakan sablon rubber.
Teknik penyablonan ini memiliki nama lain yakni sablon pasta atau sablon GL Hasil cetakan pada sablon rubber memiliki kemiripan dengan sablon plastisol yakni sama-sama memiliki timbulan pada screen. Namun terdapat perbedaan pada tekstur cetakan keduanya.
Seperti pada penjelasan sebelumnya, sablon rubber menggunakan bahan tinta dari campuran air dan karet. Tujuannya adalah untuk menguatkan pigmentasi pada tinta penyablonan agar warna yang dihasilkan lebih variatif dan menarik.
Terdapat tiga jenis tinta yang digunakan pada pembuatan sablon rubber yakni:
Namun apakah hal itu benar? Simak fakta-fakta kaos sablon rubber yang dijual di pasaran berikut ini.
Kualitas bahan sablon rubber lebih lembut daripada sablon plastisol karena bahan yang digunakan berasal dari campuran karet dan air. Berbeda dengan sablon plastisol yang terbuat dari bahan minyak.
Fakta salon rubber lainnya adalah harga kaos yang dijual di pasaran termasuk yang murah. Rata-rata untuk harga kaos rubber satuan adalah sekitar Rp60.000. Sementara untuk harga rombongan bisa lebih murah.
Apabila kamu ingin membeli atau membuat kaos rubber dalam jumlah yang banyak, hubungi saja produsen kaos ternama di Jakarta yakni Dyotees.
Salah satu kekhawatiran dari jenis sablon rubber adalah screen atau desain pada kaos mudah retak atau berkerak. Terlebih ketika usia kaos sudah cukup lama.
Salah satu penyebabnya adalah kesalahan dalam perawatan baju baik saat mencuci, menjemur, menyetrika, atau menyimpan pakaian di dalam lemari.
Saat mencuci, kaos sablon rubber tidak boleh direndam terlalu lama karena sifat panas dari deterjen bisa merusak lapisan tinta pada hasil sablonan. Selain itu, jangan cuci kaos terlalu kencang karena dapat merusak lapisan kaosnya.
Sementara untuk tahap menjemur, kaos sablon rubber jangan terkena matahari langsung karena dalam melunturkan karet pada sablon. Jika ingin menggunakan hangar pada saat menjemur, letakkan pada bagian dalam agar tidak berinteraksi langsung dengan kaos.
Salah satu cara perawatan agar kaos sablon rubber tidak cepat rusak atau terlihat jelek adalah jangan menumpuk dua kaos ini secara berurutan, terutama ketika baru selesai disetrika.
Hal ini karena sablon rubber lengket dan mudah mengelupas sehingga lebih baik jika kaos rubber kamu disimpan dalam keadaan menggantung di lemari.
Bosan dengan kaos yang bermotif biasa saja? Kini kamu bisa memiliki kaos, hoodie atau sweater yang keren banget dengan teknik sablon rubber hanya di jasa konveksi Dyotees.